Beberapa Manfaat Bambu yang harus kamu ketahui !!!

Manfaat bambu dalam berbagai bidang telah cukup banyak di gunakan di Indonesia, bahkan sering kita mengenal senjata yang bernama bambu runcing. Pasti kita pernah menjumpai pohon bambu bukan. Jika kita pergi ke gunung atau daerah perbukitan diantaranya tentu ada tanaman bambu yang berjajar rapi. Bambu juga bisa dijumpai di pekarangan rumah jika Anda menanam pohon bambu sendiri. Bambu kuning, bambu legi, bambu apus, cocok untuk memperhias halaman rumah Anda.

Pohon bambu termasuk tanaman yang berkembang biak dengan tunas. Pohon bambu termasuk tanaman yang kuat dan mudah tumbuh. Tanaman pohon bambu cukup kuat untuk bertahan dari segala cuaca.

1. Sebagai Makanan Hewan
Dikarenakan tunas bambu yang empuk, ranting dan dedaunan dari pohon bambu disini menjadi sumber makanan utama dari panda di Cina, panda Merah di Nepal , dan lemur bambu di Madagascar. Tikus pun memakan buah bambu. Golirra gunung Afrika juga memakan bambu, serta Simpanse dan Gajah juga memakan bagian dari batang bambu

2. Sebagai Kuliner
Tunas bambu dalam kondisi terfermentasi adalah bahan utama dalam berbagai kuliner di Himalaya. Di India disebut Khorisa. Di Nepal, tunas bambu di fermentasikan dengan kunyit dan minyak sayut, lalu dimasak dengan kentang menjadi masakan yang dimakan bersama nasi. Sedangkan di Indonesia sendiri, tunas bambu di potong tipis-tipis dan direbus bersama santan dan rempah-rempah untuk membuat gulai rebung.

3. Sebagai Alat memasak
Bagian dalam batang bambu tua biasanya digunakan sebagai alat memasak di banyak budaya Asia. Sup dan Beras yang dimasak di dalam batang bambu dipaparkan ke api hingga matang. Memasak di dalam batang bambu dapat dipercaya menghasilkan rasa yang berbeda.

4. Sebagai bahan membuat alat memasak
Bambu juga digunakan untuk membuat sumpit dan alat memasak lain seperti spatula. Bambu disini memang menjadi bahan baku dari berbagai peralatan rumah tangga, seperti bakul nasi, tampah, perangkap ikan, topi bambu (caping).

5. Sebagai bahan untuk kontruksi rumah
Di sebuah pedesaan, masih ada di daerah Jawa dan Sunda yang dindingnya masih berasal dari dinding bambu. Dinding seperti ini berasal dari pohon bambu yang tebal terutama di bagian pangkal sebagai kaso. Bambu disini juga merupakan sebagai sumber bahan bangunan yang banyak terdapat di Indonesia dan dapat diperbarui. Dari sekitar 1.250 jenis bambu di Dunia, 140 jenis atau 11% diantaranya berasal dari Indonesia. Bangunan berbahan bambu memiliki ketahanan terhadap guncangan gempa. Namun, hal ini kurang diterapkan oleh masyarakat yang secara ruang lingkup di daerah yang rawan bencana.

6. Sebagai Konstruksi jembatan
Batang bambu juga masih sering dipakai sebagai jembatan darurat, di pedesaaan yang ada di sekitar kita. Bambu yang mempunyai ukuran yang cukup besar dan kuat, mampu digunakan sebagai bahan untuk membangun jembatan

7. Sebagai alat musik
Di Indonesia sendiri, diketahui bahwa bambu sering dijadikan sebagai alat musik tradisional. Salah satunya adalah alat musik “Angklung” . Tak hanya angklung, ada “Seruling” dari bambu yang berasal dari Sunda yang juga berbahan dari pohon bambu.

8. Sebagai Bahan Kerajinan & Dekorasi
Pohon bambu disini bisa dijadikan sebagai kipas, hiasan dinding, bilik, krey , dipan , pagar , dan ada pula bisa digunakan sebagai lantai. Bambu disini menjadi alternatif untuk djadikan lantai karena kesamaan fisik untuk kayu keras. Selain itu dikarenakan daya tahan serta resistensi terhadap serangga dan kelembapan sementara memiliki manfaat tambahan yang ramah lingkungan disini lantai bambu sangat menjadi pilihan.

9. Sebagai Senjata
Pada zaman/masa perperangan bambu disini juga dimanfaatkan oleh pejuang arek-arek surboyo sebagai senjata, yang disebut dengan Bambu Runcing. Namun, jika kita ketahui bahwa di beberapa di daerah Asia Timur dan Asia Tenggara Bambu digunakan sebagai alat bela diri. Contohnya adalah Bela diri Silambam pada Zaman Tamil Kuno, pada bela diri para petarung akan saling berpukulan menggunakan dengan tongkat bambu masing-masing.

10. Khasiat Daun Bambu
Manfaat daun bambu, pertama kali diungkap dalam Kitab Ming Yi Bie Lu (catatan dokter ternama) , dimana mampu meluruhkan dahak serta meredakan batuk dan susah napas. Khasiat lain , adalah menetralkan racun dalam tubuh. Menurut Kamus Besar herbal Cina, juga menuliskan bahwa daun bambu berfungsi mengeluarkan panas, ampuh mengembalikan cairan, dan bersifat diuretik (melancarkan air seni) Dan pada tahun 1998, Daun Bambu dikategorikan oleh Badan Kesehatan Cina dalam daftar herbal alami untuk obat dan pangan. Bahkan secara spesifik khasiat dan bambu kuning juga dapat digunakan untuk mengatasi dan menurunkan kecemasan.

11. Arang Bambu yang berkhasiat
Arang Bambu disni mampu menyerap bau dan memancarkan sinar infra merah, yang semuanya adalah manfaat yang tidak ditemukan di jenis-jenis arang . Hal ini juga mungkin tampak agar luar biasa bahwa selain digunakan untuk dekorasi, Arang Bambu juga dapat Dikonsumsi. Dimana diketahui bahwa arang bambu sangat positif bagi kesehatan manusia secara langsung, terkait sinar jauh infra merah yang dipancarkan dapat membantu meningkatkan sirkulasi darah, sehingga mengurangi rasa sakit otot,wasir, luka bakar dan luka

Ternyata banyak sekali manfaat pohon bambu bagi kehidupan manusia. Bagi Anda yang memiliki pekarangan rumah yang cukup luas, maka tidak ada salahnya jika Anda membudidatakan pohon bambu sendiri di rumah. Selain bisa di gunakan untuk konsumsi dan bahan kerajinan, bambu juga bisa di manfaatkan untuk mempercantik halaman rumah Anda.

Inisiatif Pemerintah Indonesia Terhadap Bambu

Mengingat karakteristik yang dimiliki oleh bambu,

kami yakin bahwa bambu akan semakin populer sebagai bahan konstruksi dan juga bahan furniture, yang pada dasarnya merupakan pengganti kayu di beberapa industri. Tapi apa yang akan menjadi percikan yang memulai perubahan ini?

Pemerintah Indonesia telah memulai gerakan pada tahun 2016 yang disebut proyek Seribu Desa Bambu, idenya adalah membuat bambu lebih dikenal dan dimanfaatkan sebagai komoditas lokal yang dapat bersaing dengan pasar multinasional dengan menciptakan dan mendidik masyarakat lokal dan korporasi untuk menggunakan dan menanam lebih banyak bambu di seribu desa di seluruh Indonesia.

Bambu adalah tanaman ajaib !!

Bambu adalah tanaman ajaib. 
Tahukah Anda bahwa memotong bambu merangsang pertumbuhan? 
Alih-alih mengarahkan energi untuk mendapatkan kembali ketinggiannya yang hilang, 
batang bambu yang dipotong hanya akan membuka daun baru.
Daun ini, pada gilirannya, menciptakan dan mengirim energi ke sistem akar 
untuk mendorong pertumbuhan tunas baru. Semakin banyak yang dipanen, 
semakin cepat ia tumbuh. 
Hal itulah yang membuat bambu menjadi sumber daya terbarukan yang luar biasa 
yang dapat dipanen dan akan tumbuh kembali secara alami tanpa perlu direboisasi manual.

Tempat Destinasi Wisata Bambu Yang Wajib Kamu Kunjungi !!

Pernah mendengar hutan bambu Arashiyama? Tempat yang juga dikenal dengan nama hutan bambu Sagano itu termasuk objek wisata alam populer di Kyoto. Bahkan disebut-sebut sebagai salah satu hutan terindah di dunia.
Arashiyama dengan suara ‘nyanyian bambu’ yang dimilikinya memang indah. Namun Indonesia pun punya objek wisata hutan bambu yang tak kalah memikat. Kalau belum kesampaian ke Jepang, tak ada salahnya mengunjungi hutan bambu di kampung halaman

1. Boon Pring Andeman – Malang
Andeman Boon Pring atau biasa disebut Boon Pring saja adalah kawasan ekowisata kepunyaan Kabupaten Malang. Secara administratif, destinasi wisata yang dikenal dengan nama Boon Pring ini terletak di desa Sanankerto, kecamatan Turen, kabupaten Malang.
Tak hanya itu, di tengah hutan bambu terdapat sebuah danau kecil yang menjadi sasaran wisatawan berkeliling menggunakan perahu atau rakit. Wisata Boon Pring ini sebenarnya sudah ada sejak tahun 1980-an. Hanya saja, pemandian alam ini mulai populer sekitar tahun 2014, semenjak diadakannya acara Grebeg Sesucen Desa.


2. Hutan Bambu Lumajang – Lumajang
Lumajang, Jawa Timur pun punya wisata hutan bambu yang tak kalah keren. Lokasinya di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro. Hutan bambu yang tadinya tak dilirik ini mulai dikembangkan sebagai lokasi wisata alam dan keluarga sejak tahun 2016.
Anda bisa menemukan 20 spesies tanaman bambu di Hutan Bambu Lumajang. Dua di antaranya bahkan diklaim langka. Pengunjung bisa berpiknik dan menyantap berbagai kuliner lokal yang dijajakan di sana. Mau menginap dengan konsep homestay juga bisa


3. Hutan Bambu Petung 1000 – Mojokerto
Objek wisata hutan bambu yang satu ini masih tergolong baru. Namanya Hutan Bambu Petung 1000 atau Petung Sewu. Letaknya di Dusun Jibru, Desa Belik, Kec. Trawas, Mojokerto, Jawa Timur. Tempat ini baru diresmikan menjadi tempat destinasi ekowisata pada bulan Februari 2019 lalu.


4. Hutan Bambu Keputih – Surabaya
Meskipun terkenal sebagai kota dataran rendah yang gerah, ternyata Surabaya juga punya wisata hutan bambu. Hutan bambu yang berada di Keputih ini menjadi salah satu objek wisata alam nan unik di tengah kota.
Hutan bambu Keputih ini dibangun di atas lahan bekas TPA. Kalau dulu kotor, kini kesejukan dan keasriannya bakal mengingatkan kita kepada latar film kolosal di China atau Jepang.


5. Kampung Bambu Klatakan – Magelang
Habis main ke Candi Borobodur jangan langsung pulang. Pasalnya Magelang punya banyak objek wisata yang tak kalah keren. Salah satunya adalah Kampung Bambu Klatakan. Wisata hutan bambu ini berjarak sekitar 5 kilometer dari Borobodur.
Kelebihan utama tempat ini tentu saja adalah pemandangannya. Anda bisa berfoto atau sekadar piknik sambil menikmati semilir angin yang meniup daun-daun bambu. Kalau cuaca sedang cerah, Anda juga bisa menikmati keindahan sunset. Jangan lupa cicipi juga kuliner tradisional yang dijajakan di sana. Misalnya jenang, nasi jagung kluban, dan bubur sayur.

Mungkin itu Beberapa destinasi wisata bambu yang bisa kami rangkum, semoga bisa menjadi tujuan  anda untuk berwisata selanjutnya 😀

Kisah Inspiratif, Berawal Dari Iseng Hingga Bisa Diminati sampai luar negeri


PEMBUAT MINIATUR DARI BAMBU

Bermula dari iseng, Ali Kasdono (39) warga asal Desa Bebel Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah membuat kerajinan miniatur kapal berbahan baku bambu.
Bahkan hasil karyanya telah berhasil dilirik oleh pecinta kerajinan tangan dari luar negeri.
Ali Kasdono, pengrajin miniatur kapal dari bambu itu mengatakan ide awal membuat miniatur pada saat bekerja di luar negeri.
Mulai dari situ, ketika waktu luang dia sempatkan untuk membuat barang-barang kerajinan.
Di sisi lain, dia belajar banyak mengenai kapal.

“Pada 2010 ide awal membuat kerajinan itu muncul. Saat itu saya masih bekerja di kapal luar negeri tepatnya di Taiwan,” kata Ali kepada Tribunjateng.com di bengkel kerjanya, Sabtu (27/7/2019).
Kemudian pada 2015, ia sudah mulai fokus dalam pembuatan miniatur kapal bambu.
Bermodal cutter dan alat seadanya, Ali merakit miniatur kapal mulai ukuran 0,5 meter sampai 2,5 meter.
Karyanya ini patut diacungi jempol.
Ketika melihat miniatur kapal yang dibuat dirinya, mata dibuat takjub dengan detail kapal sampai ukuran garis anak tangga kecilnya.

Ali mengungkapkan, ia belajar membuat miniatur kapal ini hanya otodidak.
Tidak hanya itu, sejak SMA ia juga hobi menggambar.
“Saya membuat miniatur kapal ini otodidak.

Sinau di Mbah Google (belajar via Google).
Saya juga suka menggambar sejak SMA.
Jadi tidak terlalu rumit dalam mengerjakan kapal tersebut,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, menggunakan bambu karena kualitasnya dan sifatnya yang dapat bertahan lama.

Cara yang digunakan pun tradisional sehingga kelebihan miniatur kapal miliknya yakni detail dengan aneka variasi kapal.
“Bambu yang saya gunakan adalah bambu wulung.
Karena kualitasnya bagus dan kuat hingga puluhan tahun
Kemudian bambu yang dijadikan bahan miniatur harus bambu yang sudah tua,” ujarnya.
Menurut Ali, selain membuat miniatur kapal, ia juga mulai merambah membuat kerajinan yang lainnya seperti miniatur mobil, rumah, gasebo, pesawat, becak, dan jembatan.
Kemudian, untuk harga miniatur kapal tersendiri bermacam-macam.

Ada yang ratusan ribu hingga puluhan jutarupiah.
“Untuk membuat kapal ukuran dua meter, saya kerjakan selama 20 hari.
Sebenarnya tergantung kerumitannya.
Kemudian karyanya dijual harga paling murah Rp 100 ribu dan paling mahal Rp 25 juta,” terangnya.
Ali menjelaskan, biasanya para konsumen justru memesan miniatur kapal ini dengan memperlihatkan gambar yang diinginkan pemesan sendiri.
Saat ini karyanya tidak hanya menembus pasaran lokal atau nasional, namun juga pasaran ke luar negeri.
“Paling banyak dari Singapura dan Malaysia, yang memesan melalui online.
Sedangkan untuk dalam negeri yang sering memesan yaitu dari Surakarta, Yogjakarta, Semarang, Jakarta, Bekasi, Medan, hingga Papua,” jelasnya.

Source : https://www.tribunnews.com Editor: Sugiyarto

Tips Mengelola Rumpun Bambu

Berikut adalah tahapan dan poin-poin penting yang harus diperhatikan dalam pengelolaan rumpun bambu agar produktif menghasilkan batang bambu berkualitas:

Penyiangan dan penggemburan.

Tanaman bambu haruslah dibersihkan dari rumput dan semak belukar serta digemburkan disekeliling rumpunnya minimal 2 kali dalam setahun. Meski biasnaya rumpun bambu tidak ditumbuhi rerumputan dan tidak diperlukan penyiangan kadang kala ada tumbuhan merambat yang perlu dibersihkan juga.

Pembersihan bambu tua dan pengaturan struktur bambu.

Bambu yang patah, kurang sehat, pecah yang tidak tumbuh dengan sempurna haruslah dipotong dan dibersihkan dari rumpun. Pastikan hanya bambu yang sehat yang tumbuh di rumpun. Bambu yang berumur lebih dari 4 tahun harus dipotong. Perlakuan ini diperlukan untuk memastikan produktifitas rumpun bambu yang dikelola.

Pembersihan sisa polybag dan sampah plastik disekitar rumpun bambu.

Ketika bambu ditanam, seringkali menyisakan sampah plastik polybag dibagian rumpun bambu. Ini harus dipersihkan agar tidak menggangu pertumbuhan tunas baru atau rebung bambu. Jika perlu gali dan cari plastik disekitar rumpun untuk memastikan rumpun bersih dari sampah plastik. Sampah plastik yang tertinggal dirumpun akan bertahan bertahun-tahun dan mengganggu pertumbuhan bambu.

Bambu dengan rumpun produktif.

Dengan pengelolaan yang baik, pertumbuhan tunas bambu untuk rebung akan meningkat signifikan pada tahun pertama pengelolaan dan akan terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya. Panen maksimal akan dicapai pada tahun ke-3 atau ke-4. Tentu saja pengelolaan rumpun bambu ini tergantung dari tujuan pemanfaatannya. Apakah untuk penen rebung, panen bambu untuk konstruksi atau kombinasi keduanya.

Kerapatan bambu yang disarankan. Jika tujuannya untuk panen rebung, kerapatan bambu dewasanya disarankan antara 2000-3000 batang perhektar (dengan asumsi bambu jenis petung). Sedangkan jika bambu khusus dipanen untuk kebutuhan batang bambu tua misalnya untuk konstruksi maka kerapatan bambu yang disarankan adalah 3000-4000 batang per hektar. Sedangkan untuk kombinasi keduanya yakni untuk panen rebung sekaligus batang bambu kerapatan bambunya adalah 2500-3500 batang.

source: http://sahabatbambu.com

×

Hello!

Klik Tombol di bawah untuk mengobrol dengan Kami di WhatsApp +62 857-5510-3367

×